[bagian 2] 3 kawan. 2 hari. 1 mimpi.

sambungan dari bagian 1: (lagi) Baca ini pertama-tama Saya menuliskan nama Mina dan Julie saja, namun di dunia nyata saya menambahkan kata cici di depan nama tersebut. Catatan perjalanan ini hendaknya dibaca berurutan (sequential) agar mengerti dengan tepat detail perjalanan yang sudah terjadi. Tulisan ini didedikasikan kepada Julie, seseorang yang di dalam kelembutannya tersimpan kekuatan… Continue reading [bagian 2] 3 kawan. 2 hari. 1 mimpi.

[bagian 1] 3 kawan. 2 hari. 1 mimpi.

Berbicara tentang foto terakhir, ini foto terbaik saya. Lihatlah betapa lebar senyum saya =) Baca ini pertama-tama Saya menuliskan nama Mina dan Julie saja, namun di dunia nyata saya menambahkan kata cici di depan nama tersebut. Catatan perjalanan ini hendaknya dibaca berurutan (sequential) agar mengerti dengan tepat detail perjalanan yang sudah terjadi. Jumat, 5 Oktober… Continue reading [bagian 1] 3 kawan. 2 hari. 1 mimpi.

Enam Tahun

enam tahun, perasaaanku masih sama saja. tidak. perasaanku makin mendalam. . menunggu. aku menunggu saja, menunggu kau menyadari perasaanku. . aku akan terus bertumbuh, terus menjadi dewasa, hingga ketika aku bertemu dengan kenyataan, aku sudah siap. siap kehilanganmu, atau siap merajut cinta yang lebih lekat denganmu. selamanya. . sayang, aku rasa, aku telah lama menyimpanmu… Continue reading Enam Tahun

Si Dekill

Purnama hari ini seakan-akan melengkapi kebahagiaanku 🙂 Hari ini adalah hari sempurna untuk sebuah persahabatan. Setelah hampir empat bulan tidak berbincang lama dengan si dekill, akhirnya dua hari lalu, selama sebelas belas jam dari malam hingga pagi, aku memilih untuk bersamanya di Platinum Internet Cafe. Makan - browsing - menulis - belajar bersama. Senangnya :)… Continue reading Si Dekill

Untuk Kita. Cheers ^_^

.A.K.U. Terdiam tak bisa berkata-kata. Aku bahkan tak mengerti apa yang bisa kutuliskan di blog ini untuk mewakili emosiku. Sembilan tahun aku menantikan pendakian sempurna ini. Mahameru kembali menyambutku dengan penuh kelembutan. Namun, hari ini berbeda. Aku mencumbui udara paginya bersama kawan-kawan terbaik yang kumiliki. Hari ini, ritual syukur setiap kali tiba di puncak tak kulakukan seorang… Continue reading Untuk Kita. Cheers ^_^

Lari Sore

Keringat masih membasahi bajuku tatkala kumulai menulis, sekarang. Sudah sejak 4 hari lalu aku memulai rutinitas baru, yaitu lari sore di sekitaran kos dan Mandala Krida. Dua hari terakhir ini, aku sudah mulai terbiasa dan mampu berlari sebanyak 5 putaran stadion bola tersebut. Lututku masih sakit, namun aku tetap memaksakannya. Perlahan sakitnya berkurang. Biasanya aku… Continue reading Lari Sore

Menunggu

Menunggu bagi sebagian besar orang adalah kegiatan membosankan. Bagiku juga. Namun jika kita sedang tidak tergesa-gesa, menunggu bisa jadi hal yang menarik, seperti mengamati keadaan sekitar. Hari ini, dua kali aku melewati bawah Jembatan Lempuyangan, dua kali juga aku menunggu kereta api lewat. Menunggu kali pertama di pagi hari, aku mengambil gambar serupa ini, namun… Continue reading Menunggu