Outliers | Tracking the X factor of success

Malcolm Gladwell dalam bukunya yang berjudul Outliers mengamati pola kesuksesan individual maupun kelompok dan membuat sebuah pernyataan akhir, yaitu bahwa sebenarnya orang-orang yang kita anggap outlier bukanlah outlier sama  sekali.

Mengapa demikian? Karena tidak hanya kekayaan dan kecerdasan saja yang memengaruhi kesuksesan seseorang, namun ada banyak faktor yang terlibat di dalamnya, seperti faktor kebudayaan, tempat tinggal, sejarah keluarga, dan tanggal lahir. Sukses itu rumit, tidak instan dan tidak ada faktor x yang berupa keberuntungan. Malcolm Gladwell akan menelusuri jejak-jejak rahasia kesuksesan tersebut dalam halaman demi halaman dan contoh demi contoh yang terbagi menjadi dua bagian besar dari buku ini, yaitu KESEMPATAN dan WARISAN BUDAYA.

Misteri Roseto – bagian pendahuluan mengawali cerita kita tentang perbedaan kesehatan penduduk sebuah desa kecil di Pennsylvania, Italia yang bernama Roseto. Orang-orang di desa tersebut meninggal karena usianya yang sudah uzur. Itu saja. Kondisi tersebut mendorong sebuah penelitian yang secara tidak sengaja dilakukan oleh dr. Wolf  dan seorang sosiolog bernama John Bruhn. Mereka mendapati bahwa untuk memahami kesehatan orang-orang Roseto yang sangat prima, mereka tidak boleh hanya memikirkan berbagai pilihan dan tindakan pribadi seseorang saja, namun harus menghubungkannya dengan masyarakat sekitar. Mereka harus melihat ke luar individu itu. Mereka harus memahami budaya yang menjadi bagian dirinya, siapa teman serta keluarganya, dan asal kota keluarganya. Mereka harus menghargai pemikiran bahwa nilai dari dunia yang kita diami dan orang-orang di sekeliling kita memiliki efek yang sangat besar atas siapa diri kita.

Warga Roseto hidup sehat karena tempat asal mereka, karena dunia yang telah diciptakan untuk mereka sendiri di kota kecil mungil di perbukitan. Mereka telah menciptakan sebuah struktur sosial yang hebat dan protektif yang mampu melindungi mereka dari tekanan dunia modern. Di desa tersebut tidak ada kasus bunuh diri, tidak ada penyalahgunaan alkohol, tidak ada kecanduan obat terlarang, dan sangat sedikit kejahatan. Tidak ada seorang pun dari mereka yang hidup di garis kemiskinan. Mereka memiliki etos egaliter di dalam hidup bermasyarakat, yang mendorong orang-orang kaya untuk tidak memamerkan kekayaannya dan menolong orang-orang yang kurang sukses menguburkan kegagalannya.

Di bidang pekerjaan Wolf, mereka memiliki sebuah nama untuk tempat seperti Roseto – sebuah tempat di luar pengamatan manusia yang normal, di mana aturan normal tidak ditemukan di tempat itu. Roseto adalah sebuah outlier.

Continue reading

Advertisements