Kucing dan Laki-lakinya

Jemarinya bergerak lincah di atas keyboard, telinga mendengarkan lagu yang entah apa judulnya, dan pikirannya sedang melayang. Matanya nampak hendak teteskan butiran air karena rasa rindu yang mendalam terhadap kucing-kucingnya… Ia pernah, dan bahkan seringkali bercerita padaku kelucuan-kelucuan 2 kucingnya – si Melos dan si Kunyik – yang ia tinggalkan begitu saja di Jogja – […]

Abses Melos Akhirnya Sembuh

Tanggal 19 Feb, lukanya Melos masih parah namun aku harus segera berangkat ke Tulungagung untuk LLA-LLR XXIV (Lomba Lintas Alam – Lindri Land Rock), maka terpaksa kutitipkan Melos ke Mas Putra. Setiap kali aku berangkat, pastilah Melos kutitipkan ke beliau karena aku tak pernah merasa kecewa dengan perawatan yang diberikan olehnya kepada Melos selama hampir […]

Foto Lukanya Melos (15 Feb)

Luka Melos agak memburuk ketika abu kelud melanda Jogja. Bukan karena abunya, tapi kebetulan saja waktunya bertepatan sehingga sedikit banyak berpengaruh pada lambatnya penanganan luka Melos. Melos tidak bisa diperiksa oleh dokter. Itulah masalahnya. Ketika  saya dan mbak Isti membawanya ke Rsh. Soeparwi, rumah sakit yang biasanya buka 24 jam tersebut ikut-ikutan tutup. Drh. Lili […]

Dampak Abu Kelud Terhadap Si Sakit Melos

Tanggal 10 pagi, kudapatkan Melos bengkak di leher kanan tepat bawah mulutnya. Kupikir itu kelenjar tiroid, maka ketika tanggal 11 subuh ia ribut minta keluar kamar, kubiarkan saja. Pagi hari, bulu di sekitar kelenjar perlahan rontok dan siang, kelenjar itu mulai memperlihatkan perubahan warna seperti luka lebam dengan mengeluarkan sedikit darah. Saat itu langsung kupenjarakan […]

Membaiknya Kondisi Melos :)

11052013920

Postingan sebelumnya sudah bercerita tentang hari pertama Melos di Klinik Hewan Kayu Manis. Sekarang, saya ingin menceritakan dua hari berikutnya, yaitu tanggal 11 dan 12 Mei 2013.

Sabtu, 11 Mei 2013

Saya menjenguk Melos bersama Diana dan Zakiah sekitar pukul 14.00 WIB. Keadaannya benar-benar lemas. Dokter mengatakan bahwa ia tidak mau makan dan terus-terusan tidur dengan menyenderkan badannya di dinding kandang. Dokter juga mengatakan dari hasil rontgen terlihat bahwa paru-paru Melos dipenuhi oleh cairan karena luka tembakan/tusukan tersebut mengenai xxxx (saya lupa nama organ tubuhnya). Saya menunggui ia cukup lama, menyuapi makanan dan menidurkannya. Ia akhirnya mau makan dan tidur nyenyak dengan posisi terlungkup 🙂

11052013912Pukul 14.25 WIB

11052013916Pukul 15.27 WIB

Malam harinya, saya kembali menjenguk Melos. Ia terlihat sangat bersemangat. Kali ini, saya ditemani oleh mbak Isti dan mbak Isti yang menyuapi Melos makanan. Dokter juga terlihat senang dan menyetujui keinginan kami untuk membawa Melos pulang karena hal tersebut akan lebih baik untuk Melos jika ia berada di sisi saya selama masa pemulihannya.

Malam ini saya benar-benar yakin 100% bahwa luka yang dialami Melos akibat ditembak oleh orang. Ahhh! Saya mengutuk orang yang demikian! Saya tidak habis pikir dengan orang-orang yang tidak memiliki kasih sayang terhadap binatang. Bagi saya, orang yang menghilangkan nyawa binatang memiliki dasar kecenderungan jiwa yang sama, yaitu berada di dunia kebinatangan!

11052013921

Mata yang Bersemangat ^_^

11052013922Luka Tembak di Dada Continue reading “Membaiknya Kondisi Melos :)”

Terlukanya Melos!

Saya tau Melos menunggu saya. Pukul 10 malam, sepulang dari pertemuan belajar Buddhisme dan makan malam bersama teman-teman Gakkai, saya memarkir motor di depan pagar kos. Hal ini bukan kebiasaan saya karena biasanya saya masukkan motor hingga ke dalam pagar. Lalu, baru saja saya berjalan, Melos duduk di bawah Motor di depan kamar Litha. Tidak […]