Hidup yang Singkat

Mengetahui tidak sama dengan mengalami. Ketika saya mengetahui sesuatu, misalnya saya tau bahwa dalam hidup yang singkat ini kita tidak bisa memenuhi semua ambisi kita, tetapi masih saja tidak membuat prioritas dalam hidup. Artinya saya tidak benar-benar mengalami kondisi bahwa hidup itu singkat. Menjadi dosen di perguruan tinggi swasta selalu membuat saya dilema. Di sisi… Continue reading Hidup yang Singkat

Peduli

Tadi sore sekitar pukul 6 di dalam KRL aku merasa sangat malu, lantaran malas berdiri hanya untuk memberikan tempat duduk kepada Ibu separuh baya. Perempuan muda yang duduk tak jauh dariku justru yang berdiri dan mempersilahkan Ibu itu untuk duduk, namun ditolak oleh Sang Ibu dengan halus, padahal ketika aku sampai di stasiun perhentianku, Ibu… Continue reading Peduli

Terlambat (ramai-ramai)

Agak mengesalkan kalau terlambat padahal hari-hari sebelumnya kita tepat waktu. Sejak tanggal 7 Desember 2018 lalu, saya sampai kampus sebelum 7.30 pagi, kecuali 2 kali terlambat 4 menit, dan hari ini - terlambat 20 menit karena hujan. Rasanya sangat menyesal karena kalah di pagi hari. Kereta yang saya naiki juga kosong, biasanya ramai. Jangan-jangan memang… Continue reading Terlambat (ramai-ramai)

Aktivitas Penggunaan HP Saya

Ceritanya, seminggu terakhir ini saya aktifkan fitur baru di HP saya, yaitu untuk merekam aktivitas penggunaan aplikasi, mulai dari jumlah notifikasi yang saya terima setiap harinya, lama penggunaan masing-masing aplikasi, juga yang paling menarik adalah aplikasi apa yang langsung saya buka sesudah aktifkan layar HP ūüėÄ Aktivitas Selama 7 Hari Terakhir Aktivitas Hari Ini Jadi,… Continue reading Aktivitas Penggunaan HP Saya

Menjadi ayam…

Pagi-pagi aku berangkat ke kantor, Ayam-ayam ini juga berangkat... tapi berangkat menuju kematian, dan kuburannya adalah perut kita. Dulu saya pernah menonton film yang sangat menginsipirasi berjudul Temple Grandin. Saya kutip hasil inovasinya terhadap proses penyembelihan ternak yang lebih manusiawi: Temple mulai merancang apa yang sudah ia lihat dalam benaknya, yaitu cara yang lebih baik… Continue reading Menjadi ayam…

Menyerah

Malam ini saya membuat sebuah keputusan menyerah terhadap sesuatu. Saya menyerah bekerja dengan orang-orang yang bertipe ini: It's time to give up. I am done being strong.¬†Kini saya memilih untuk memfokuskan diri untuk mengerjakan hal-hal yang lebih bernilai, tidak abstrak alias punya¬†outcome¬†yang jelas. Jika hal-hal tak menyenangkan seperti ini terjadi pada saya lima tahun yang… Continue reading Menyerah

KRL dan OjOl

Total dua kali saya menulis tema transportasi favorit saya di kota ini - Jakarta. Tulisan pertama di tahun 2015, lalu tulisan kedua di tahun 2016, lalu sekarang - hampir tiga tahun kemudian, saya¬†akan¬†update¬†moda transportasi saya. Pertama-tama saya sudah tidak punya motor lagi, dan saya merasa lebih¬†happy,¬†tidak begitu capek karena berkelahi dengan jalanan, tapi juga tidak… Continue reading KRL dan OjOl

Eight months later……

Sesudah memikirkan masak-masak.... wuih.... akhirnya kuputuskan lagi untuk mem-publish blogku yang tercinta... ku tak tega menghapus jejaknya yang telah setia menemaniku selama beberapa bulan sewaktu kesulitan menghampiri diriku di tahun lalu... huek..huek..huek.... "Human's mind is inconstant" Nichiren Daishonin berkata. Ditambah lagi kita-kita ini masih orang muda yang mudah berbalik kata (loe aja kali, gue kaga'… Continue reading Eight months later……

Finally…

Selesailah kegilaan-kegilaan berpikirku. Blog ini kututup. Sebenarnya, aku ingin berbagi kata sambutan yang telah kusampaikan sebulan yang lalu sewaktu Wisuda, namun, hilang pula filenya \(^_^)/ Aku sempat ragu untuk tetap membuka blog ini, karena seperti yang kau tahu, blog ini benar-benar isi hatiku, emosi-emosi sesaat yang terlampiaskan dalam tulisan, hinaan-hinaan ataupun hipotesis-hipotesis yang tak selalu… Continue reading Finally…