Norwegian Wood

Sudah baca Norwegian Wood-nya Haruki Murakami? Aku sudah; dan reaksiku adalah Wow! Aku tak menyangka isinya begitu. Aku menikmatinya. Sungguh. Semua tokoh dengan karakteristiknya masing-masing masih membekas dibenakku sampai sekarang.

“Which is why I am writing this book. To think. To understand. It just happens to be the way I’m made. I have to write things down to feel I fully comprehend them.”

Ketika membacanya, kurasa aku juga ‘miring’, dan perlu memutar sekrup yang ada di otakku setiap hari. Biasa aku memutarnya dengan menulis. Sekarang setelah lama tak menulis, kurasa aku pun mulai ‘miring’, tapi tak sampai senaas Naoko.

Kenapa ya aku mulai ‘miring’? Ehm, entahlah…

200DC-2 D4 | Lagu yang Kutulis

Ikeda Sensei QuotesQuotes Ikeda Sensei yang berbunyi “With love and patience, nothing is impossible” dalam sekuntum bunga kertas ini adalah kenang-kenangan dari Pertemuan Generasi Muda SGI Indonesia yang dilaksanakan pagi ini. Tema pertemuan tersebut adalah “Hopeless is Hope“. Beragam acara yang disajikan sangat menarik. Terima kasih banyak dan salut dari saya untuk semua panitia yang terlibat langsung, maupun yang berada di balik tirai 😀 Hayooo, tirai sama layar bedanya apa?

Pertemuan kali ini saya berpartisipasi dalam SGI Choir. Saya selalu suka menyanyi dan bermain alat musik, terutama harmonica dan gitar. Jangan ditanya hancurnya seperti apa 😀

….tapi saya suka. Kata si Rene Suhardono, “Passion is (not) what you’re good at. It is what you enjoy the most!”

Maka, bernyanyilah saya hari ini. Sebesar apapun usaha saya untuk menyanyi, sekecil itu pula kemajuan saya…. Namun, kembali lagi ke quotes dari Ikeda Sensei dan Abang Rene, bahwa yang mesti saya lakukan adalah memberikan yang terbaik dari apa yang saya bisa, dan tentu saja – dari apa yang paling saya sukai.

Nah inilah wajah-wajah partner-in-crime saya dalam SGI Choir:

Trilogi Choir……….agar isi postingan kali ini sesuai dengan judul yang tadi sudah saya tetapkan terlebih dulu, maka saya akan mulai dongengkan lagu yang baru-baru ini saya tulis. Lagu ini adalah lagu ke-2 saya untuk Guru Kehidupan saya – Ikeda Sensei. Lagu pertama ditulis ketika saya di Jogja. Kapan-kapan saya dongengkan juga…

Lagu kedua ini belum ada judul pasti; ditulis di akhir tahun 2014; di daerah perbatasan Malang-Blitar yang bernama Sumber Pucung. Ketika itu saya baru bangun dari tidur pagi yang sangat nyenyak di rumah orangtua Erik. Erik itu siapa – akan saya bahas kemudian di postingan berbeda. Foto wajahnya ada di gambar atas – berkaos putih dengan tangan yang disilangkan di depan dadanya sendiri. Continue reading “200DC-2 D4 | Lagu yang Kutulis”

Rekaman Kesukaan

Lagu Puisi – Untung Basuki

Sudah beberapa kali saya menghadiri pementasan mas Untung, dalam beberapa pengajian Cak Nun, juga dalam acara mengenang wafatnya WS Rendra. Saya selalu menyukai lagu puisi yang dibawakannya. Teman saya, Erry, juga kadang bercerita tentang mas Untung karena Erry dulu pernah bersama-sama di Bengkel Teater Rendra. Beberapa minggu lalu, ketika melihat pameran foto seni “Walter Spies” di Bentara Budaya, tidak sengaja saya menemukan buku ini. Senangnya 🙂

080720131440

Cak Nun di Karta Pustaka – Mengenang 2 tahun wafatnya Rendra (Agustus 2011)

Tidak terasa acara ini sudah berlangsung 2 tahun lalu dan betapa senangnya saya bahwa saya telah menghadiri acara tersebut hahaha… Ketika saya sedang browsing sebatang lisong di Youtube, tidak sengaja saya menemukan ini:

WS Rendra

Sebatang Lisong

Hai, Ma!

Lingkaran – Sawung Jabo dan Iwan Fals

Sawung Jabo:

Iwan Fals:

Mencari Tuhan – Kelompok Kampungan