Sarabande (Robert De Visee)

Hari ini lumayan padat aktivitas saya: pergi beribadah, yang dilanjutkan dengan sesi belajar Saddharma Pundarika Sutra bersama Pak Rasin Gurid alias Pak Peter, lalu pergi berkunjung ke rumah salah satu pemudi saya yang baru usai dirawat di rumah sakit. Waktu menunjukkan pukul 5 sore ketika saya tiba lagi di rumah. Tadinya saya mau makan, tapi terlanjur berlatih gitar sampai sekarang, pukul 10.30 malam.

Agak menyesal juga karena tidak bisa menahan diri sebentar untuk pergi makan. Kalau sudah seperti ini, pilihan saya hanya satu: makan granola sama susu atau goreng kentang, atau tidur dan besok bangun pagi-pagi untuk sarapan lebih pagi 😀

Satu kekalahan hari ini adalah tidak menyiapkan baju pundarika untuk tugas, akhirnya saya batal tugas. Lain waktu berjuang lagi.

Malam ini saya mau berbagi satu video rekaman saya bermain gitar lagu Sarabande-nya Robert De Viseee (1686-1750). Tadi saya sempat googling tentang musik yang termasuk dalam periode barok ini. Seharusnya saya bermain lebih lambat lagi, seperti pesan guru saya dua hari lalu. Ini link hasil latihan saya:

Berlatih Fokus melalui Not Balok

img_8205

Menjelang malam di hari Jumat terakhir bulan Oktober tahun lalu, begitu senangnya saya mengikuti kursus gitar pertama saya di Sekolah Gitar Jakarta (SGJ). Saya tinggalkan bermain gitar dan nge-band sejak SMP, hampir 20 tahun lalu. Sekarang saya memulainya kembali.

Bermain gitar saat ini bagi saya adalah untuk melatih fokus dan konsentrasi. Ketika saya sedang menghapal not-not balok dan menikmati petikan gitar saya, tidak bisa tidak, saya hanya memikirkan itu saja. Pikiran saya terpusat. Titik kesadaran ini saya peroleh seminggu sebelum memulai kursus, yaitu ketika saya kesulitan menghapal bahkan 1 baris not balok pun. Saya tidak bisa menghentikan pikiran saya yang cemas sedang mengembara ke mana-mana.

Sungguh saya rekomendasikan bermain musik bagi orang-orang yang butuh belajar fokus. Jumat kemarin adalah minggu ke-8 kursus saya, dan saya beruntung mendapatkan guru gitar yang baik…. dan tanpa saya duga, dari yang awalnya hanya untuk menghentikan pikiran liar belajar fokus, menjadi semakin serius. Memulai belajar lagi dari yang nyaris nol membutuhkan kesabaran dan kegigihan. Antara saya dan gitar, memang sudah seperti cinta lama yang bersemi kembali.

Oh ya, Etude in B Minor/F. Sor, Op. 35 No. 22 bisa juga dinikmati di Spotify: Sor & Giuliani by Roland Dyens. Enjoy!

screen shot 2019-01-05 at 11.15.23 pm