Ketika sedih itu datang…

If you want to be strong learn how to fight alone.

Sekarang saya berada di ruangan saya; dan menatap kosong ke layar komputer saya. Lagu “The Song of Trailblazers” menemani saya. Sebelum itu, lagu “Count on Me”. Saya menggunakan earphone. Tidak mau terkontaminasi dengan suara-suara tidak penting di sekitarku. Menambah kepusingan saja nantinya. Sepulang dari Korea minggu lalu, rasanya berat untuk memulai apapun, terutama hidup di Jakarta yang tanpa kucing dan sahabat baik. Mau meneruskan tulisan ini, tapi rasanya air mataku sudah tidak bisa dibendung lagi. Dua kali saya menangis di kampus tahun ini. Pertama karena kucing mati, dan kedua sahabat saya pindah ke kota lain. Huff!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.