Norwegian Wood

Sudah baca Norwegian Wood-nya Haruki Murakami? Aku sudah; dan reaksiku adalah Wow! Aku tak menyangka isinya begitu. Aku menikmatinya. Sungguh. Semua tokoh dengan karakteristiknya masing-masing masih membekas dibenakku sampai sekarang.

“Which is why I am writing this book. To think. To understand. It just happens to be the way I’m made. I have to write things down to feel I fully comprehend them.”

Ketika membacanya, kurasa aku juga ‘miring’, dan perlu memutar sekrup yang ada di otakku setiap hari. Biasa aku memutarnya dengan menulis. Sekarang setelah lama tak menulis, kurasa aku pun mulai ‘miring’, tapi tak sampai senaas Naoko.

Kenapa ya aku mulai ‘miring’? Ehm, entahlah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s