200DC | Hari ke-8, 9, 10 dan 11

Saya belum sempat menuliskan kegiatan 4 hari ini karena beberapa kesibukan. Secara singkat, inilah kejadian selama 4 hari terakhir:

Jumat, 10 Mei 2013

Hari ini saya fokus mengerjakan tesis. Pukul 7 malam harinya, saya bersama 9 anggota Shibu Jogja lainnya mengikuti pertemuan belajar Buddhisme di rumah Bp. Aruji. Pelajaran yang dibawakan oleh Bp. Taguchi dari Honbu kali ini sangat menarik, sama menariknya seperti pertemuan-pertemuan sebelum ini🙂

Kami mempelajari perjuangan masa remaja Ikeda Sensei, berawal dari pertemuan Ikeda Sensei dengan Toda Sensei hingga Toda Sensei menjadi presiden ke-2 Soka Gakkai. Selain itu, Bp. Taguchi juga membawa beberapa kabar terbaru seputar Indonesia, seperti peluncuran buku The World is Yours to Change yang baru-baru ini (7 April) dilaksanakan di Gedung Pusat Soka Gakkai Indonesia, Jakarta.

13052013944

Satu hal utama yang saya dapatkan dari pelajaran kali ini adalah manunggalnya hubungan guru dan murid antara Toda Sensei dan Ikeda Sensei pada akhirnya membawa kemenangan besar dalam penyebarluasan NMRK ke seluruh dunia oleh SGI.

Sepulangnya, sekitar pukul 10 malam setelah sempat makan malam bersama yang ditraktir oleh Pak Yanto, saya mendapati Melos, kucing saya, tertembak. Detailnya dapat dibaca di sini.

Malam itu saya baru bisa tidur pukul 4 subuh karena hati yang sangat khawatir.

Sabtu, 11 Mei 2013

Saya tidak sanggup bangun untuk berdaimoku pagi. Kepala saya pusing karena kurang tidur. Pukul 8 pagi saya mengikuti seminar nasional “OpenSource for Digital Forensic” di kampus Sanata Dharma. Saya menahan kantuk dalam seminar tersebut hahaha

Siang harinya setelah makan siang bersama PT dan mbak Nova, saya menjenguk Melos yang masih dirawat di Klinik Hewan Kayu Manis. Detail ceritanya di sini.

Sore hari ini saya sibuk dengan kegiatan seputar kucing dan dokter hewan karena anak kucing (Shadow; Persi-Domestik; 2,5 bulan) mbak Isti koma.

Minggu, 12 Mei 2013

Pagi hari ini hingga siang, saya mengikuti pertemuan Shibu. Sepulang dari sana, saya mendapati mbak Isti yang sedang bersedih hati karena Shadow mati.  Hari ini juga saya sibuk dengan kucing dan dokter hewan.

Senin, 13 Mei 2013

Pukul 1 dini hari, anak kucing mbak Isti yang lain (nama: Pamkin) pun mulai terlihat sempoyongan. Hal ini mungkin diakibatkan oleh vaksinasi dalam keadaan masih sakit sehingga daya tahan tubuhnya sangat menurun. Pukul 3 dini hari kami baru pulang ke kos. Kucing tersebut ternyata juga memiliki masalah di telinga. Dokter mengatakan bahwa telinga Pamkin kemasukan air sehingga mengganggu keseimbangannya.

Pukul 7 an, Pamkin keadaannya semakin gawat. Akhirnya, kami membawanya ke RSH Soeparwi dan ia dirawat inap. Siangnya kami menjenguk kembali dan sekarang (sore hari), saya menulis catatan dalam blog. Nanti malam sepulang latihan untuk persiapan perayaan SGI Women’s Day, saya berjanji pada diri sendiri untuk mengerjakan tesis saya yang sudah tidak disentuh sejak hari Sabtu lalu😀😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s