Kirab Manten Tebu 2013

Tengah hari di hari Sabtu (6 April 2013), saya pergi mengunjungi Pabrik Gula Madukismo miliknya Sultan Hamengkubuwono X, yaitu pabrik gula yang sudah berdiri sejak zaman Belanda di Bantul untuk melihat upacara Cembengan/Kirab Manten Tebu. Upacara ini berfungsi untuk meminta keselamatan selama proses penggilingan tebu nantinya.

Saya sempat mengobrol dengan bapak-bapak petani dari Purworejo yang berbagi informasi seputar upacara ini. Mereka percaya bahwa upacara adat ini harus diadakan karena beragam alasan, misalnya: pernah satu kali tidak diadakan dan ketel menjadi rusak sehingga rugi yang ditanggung mencapai sekian miliar rupiah (saya lupa berapa nominalnya). Rangkaian acara ini juga dilaksanakan di beberapa tempat selama 1 bulan penuh. Saya sempat mengambil beberapa foto dalam beberapa jam keberadaan saya di sana. Monggo dinikmati foto-fotonya😀

Sekitaran Pabrik

23

pabrik    f

Para Prajurit

25

24

prajurit 5

prajurit 6

prajurit 1

prajurit 2

prajurit 3

Kereta Nyai Asih dan Kyai Tumpak

a

kereta 5

x 3

kereta 2

kereta 3

kereta 4

Iring-iringan

10

x 2

x 1

e

b

c

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s