Berbohong

Tau tidak apa hal yang paling memalukan di seluruh dunia? Itu adalah berbohong. Berbohong ini kaitannya dengan hati nurani. Terlalu banyak berbohong akan membuat hati nurani kita gagal bekerja. Hati nurani akan gagal mengidentifikasi bahwa berbohong adalah hal yang tidak terpuji. Artinya, hati nurani kita akan mati dan hal itu sangat mengerikan.

Biasanya untuk menghindari kejujuran, saya akan diam tak menjawab. Namun, kali ini saya gagal menjaga hati saya. Ahhhh….. sungguh! Kejujuran memang ada konsekuensinya, namun itu adalah sikap yang lebih ksatria dibandingkan berbohong.

Saya memang tidak pandai berbohong hahaha dan sepandai-pandainya tupai melompat pada akhirnya akan jatuh juga. Seumur hidup, saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya tidak akan terpeleset lagi dalam sebuah kebohongan yang sebenarnya merupakan lingkaran setan. Saya sangat-sangat menyesal. Saya sama sekali tidak tau mau meletakkan “muka” saya di mana jika bertemu dengan orang yang saya bohongi. Sekali lagi, saya sungguh-sungguh menyesal. Saya minta maaf. Meskipun ribuan maaf saya ucapkan, saya tetap merasa sangat bersalah, terutama karena tidak bisa menjaga kemurnian hati saya.

Continue reading

Advertisements

Gerhana Bulan di Hari Ultah Mama :)

Hari ini (26 April), mamaku berulang tahun.

Semoga di usianya yang ke-57, jiwa mudanya tetap 17 tahun.

Selamat ulang tahun, mama 🙂

Bulan purnama ini sebagai awal dari mama menjalani hari-hari yang semakin gembira, semakin bernilai dan selalu dalam perlindungan shoten-zenjin.

Bersinarlah selalu dalam gelap sekalipun, dan selalu menjadi cahaya hidupku.

NMRK

1 9.21pm25 April 2013, 9:21pm

2 1.44am26 April 2013, 1:44am

3 3.15am3:15am

4

5

6

7

.

.

.

dan inilah bintangnya yang ditunggu-tunggu:

8 3.22am3:22am

.

Informasi lebih lanjut tentang gerhana bulan hari ini bisa dibaca di sini.

Ancora Imparo!

Jejak-jejak Virtual

Buku Jejak-jejak Virtual yang Menginspirasi, karya dosen UGM, Bp. Len, telah menemani saya dalam beberapa hari terakhir ini. Inginnya adalah menuliskan pendapat saya tentang buku ini, namun saya sedang tidak ada waktu. Ehm, waktu sebenarnya ada, namun ada prioritas lain yang mesti didahulukan. Buku ini diberikan secara gratis oleh beliau, namun sayangnya terbatas. Teman-teman yang ingin membaca, terutama teman-teman mahasiswa dan dosen, bisa mengunduhnya di sini. Semoga manfaat yang kita rasakan sama bahkan lebih untukmu, teman 🙂

JUDUL: Jejak-Jejak Virtual yang Menginspirasi.

PENULIS: LUKITO EDI NUGROHO

SINOPSIS: Banyaknya catatan yang saya tulis di Facebook menginspirasi saya untuk mengumpulkannya dalam bentuk buku. Kebanyakan catatan itu muncul sebagai respon dari berbagai kejadian sehari-hari. Dengan menuliskannya dan membumbuinya dengan pesan-pesan tertentu, saya berharap buku ini dapat memotivasi pembacanya, khususnya para mahasiswa, terkait beberapa isu yang sering muncul dalam keseharian mereka. (sumber: Bp. Len)

Ngomong punya ngomong, ada banyak sekali topik blog yang ingin saya tuliskan sekarang, tapi lupakanlah… Saya sedang tidak bisa memikirkan hal lain kecuali bergulat dengan kesenangan membaca paper Prometheus, terutama penelitian-penelitian yang dilakukan oleh Lin Padgham dan Michael Winikoff. Ahhhh ketika saya mengerjakan penelitian agent saat ini, ada banyak sekali ide masa depan yang ingin saya realisasikan. Sssstttt,… ada bocoran loh! Saya memutuskan akan mengambil penelitian S3 saya dibidang yang sama: agent oriented software engineering dan saya akan mengusahakan untuk melanjutkan studi saya di RMIT University. Mengapa? Jawabannya sederhana, karena apa yang ingin saya cari ada di kampus itu. Wow, ini seperti mimpi di siang bolong. Tidak apa-apa. Kata orang, bermimpi memang harus di siang hari agar apa yang kita impikan berjalan bersama tindakan kita. Kita tidak seharusnya bermimpi pada malam hari dan berkhayal bahwa mimpi kita akan dipeluk rembulan.

Ya begitulah. Saya adalah seorang pemimpi, namun saya bermimpi di siang hari 🙂

——————————

Teman saya pada hari Sabtu lalu tiba-tiba mengatakan bahwa seharusnya ia membaca majalah Soka Spirit bulan Mei, hal. 35. Artikel tanya-jawab tersebut memuat pertanyaan: Atasan saya terus-menerus membuat saya patah semangat. Saya melaksanakan Buddhisme, jadi mengapa dia membuat saya tidak bahagia?

Jawaban yang diberikan sebanyak 3 halaman hahaha panjang!

Ada 4 poin untuk mengubah sebab internal di dalam jiwa diri sendiri sehingga dapat mengubah kedinamisan hubungan itu. Salah satunya adalah:

Berhenti kerja untuk melarikan diri dari masalah akan membuat Anda kehilangan sebuah kesempatan yang sangat penting.

Tiba-tiba saya sadar bahwa dengan mengubah kalimat yang disesuaikan dengan kondisi saya, saya harus selalu menantang diri saya lebih keras lagi. Seperti ini perubahannya:

Berhenti mengadakan penelitian sulit (bagi saya) ini untuk melarikan diri dari masalah akan membuat saya kehilangan sebuah kesempatan yang sangat penting.

—————————– Continue reading

Emosi Jiwa

Aarrrgghhhh! Emosi jiwa! Ada 3 tipe orang yang sangat mengesalkan beberapa hari ini.

Pertama, orang yang memberikan pertanyaan padahal jawabannya bisa diperoleh dengan mencari sendiri. Orang yang bertanya seperti itu adalah orang yang mau enaknya saja. Tidak berusaha.

Kedua, orang yang terlalu kepo. Orang ini bukan teman dekat tapi mau tau urusan orang sedetail-detailnya.

Ketiga, orang yang suka tidak nyambung. Orang ini membutuhkan penjelasan berulang-ulang sampai kita bosan sendiri menjelaskannya. Harusnya ia mendengarkan dengan seksama penjelasan kita sehingga tidak perlu tanya lagi, tanya lagi dan tanya lagi. Itu sangat mengesalkan.

Ya, intinya saya sedang emosi!

Tapi tenang saja, emosi saya akan cepat reda dan saya akan belajar untuk berlapang dada. *tarik napas dalam-dalam*

Printscreen Belajar Matlab

Senangnya saya ketika Himpasikom UGM mengadakan pelatihan Matlab free selama 6x pertemuan setiap hari Sabtu sejak awal bulan lalu. Saya mendapatkan pengetahuan baru walaupun masih dalam tahap pengenalan. Di masa mendatang, saya baru akan mempelajari program ini lagi karena Matlab benar-benar ampuh. Detailnya tidak pantas saya bicarakan di sini haha karena selama pelatihan, mayoritas saya menjadi pengetik source code dan pendengar yang baik saja 🙂

Printscreen program terakhir yang dibuat saya cantumkan di sini hanya buat senang-senang saja 😀

Terima kasih Himpasikom dan mbak Septia Rani yang telah menjadi tutornya.

captureProgram Edit Gambar

asliGambar Asli

hasilHasil Setelah Pengaturan Brightness dan Contrast

hasil2Hasil Grayscale

Matinya Ibu Si Roy

tak sengaja aku mampir ke salah satu tulisan blog tentang kematian ayah si penulis blog.

aku membaca judulnya saja, tak ada keinginan untuk lanjut menuntaskan.

entahlah, kadang mendengar kata kematian, aku selalu mengait-ngaitkannya dengan perasaanku sendiri.

mungkin rasa kehilangan, rasa kangen pada banyak almarhum…

ahhh… entahlah, tapi ingin kupastikan bahwa itu bukan rasa penyesalan.

rasa mati abadi bagiku adalah kematian ibunya Roy dalam Balada si Roy.

ah, jangan sampai itu terjadi padaku.

amit-amit tjabang bayi!