Malam Sincia Tanpa Keluarga

makan bersama

Tidak bisa dibohongi ada rasa “gregetan” ketika malam ini, malam yang saya “stabilo” sebagai malam terpenting dalam 1 tahun tidak saya lewati bersama keluarga. Malam ini adalah malam pertama dalam 26 tahun hidup saya dimana saya merayakan Sincia tanpa makan besar bersama keluarga.

Namun, si om Lio yang baik hati bilang daripada saya galau di malam 30, lebih baik ikut makan bersama para pemuda+pak Aruji hahahaha akhirnya, pergilah saya ngumpul bersama mereka. Makan besar juga toh😀

Pulangnya kita makan duren di Timoho. Malam ini, menyenangkan🙂 Saya melewatinya dengan nuansa baru dan esok hari pun, saya akan mengikuti pertemuan Sincia pertama bersama keluarga besar Gakkai, sementara teman-teman kampus saya berencana mendaki Gn. Nglanggeran. Wow🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s