Buku Catatan

buku catatan

Jangan pernah mengandalkan ingatan kita. Daya ingat kita tak selamanya baik. Andalkanlah hitam di atas putih.

Tentang menulis, apapun itu, meski hanya menulis namaku saja, atau mencorat-coret di kertas buram pada saat ujian matematika dulu, sangatlah menyenangkan. Bahkan, kegiatan tulis-menulis dan corat-mencoret sudah kita mulai sedari kecil, ketika kita mengenal apa yang dinamakan alat tulis. Semakin besar alat tulis yang digunakan, maka kita semakin senang. Semakin berwarna, semakin senang. Semakin besar medianya (baca: dinding), tentu kita lebih senang🙂

Makanya, anak-anak kecil selalu menyukai spidol dan pensil berwarna, juga dinding. Ups.

Baru akhir-akhir ini, orang dewasa disibukkan dengan apa yang dinamakan “mind map” yang berbentuk gambar dan digambar dengan alat tulis beraneka warna. Mencontoh kegiatan masa kecil?

Saya memiliki kebiasaan menulis buku diary.

Menulis di blog tidaklah cukup. Masih ada sesuatu yang kurang. Ya, kurang SENTUHAN🙂

Teknologi tak selalu bisa menggantikan sesuatu, misalkan: RASA. Dalam hidup ini, aku butuh RASA itu🙂

Ada beberapa buku catatanku yang berharga dan masih kugunakan hingga saat ini, yaitu:

  1. Buku ini kugunakan sepanjang tahun 2012. Kebanyakan isinya adalah curhatan, tekad, emails penting yang kutulis ulang dengan tangan, isi obrolan penting dengan orang-orang yang kutemui, catatan kegiatan Gakkai di Jogja, nama-nama temanku yang meninggal, daftar kuliner di Palembang, list gunung yang pernah kujadikan tempat main, dll. Buku ini akan segera kusimpan saja karena sudah tak kugunakan untuk mencatat.
  2. Salah satu buku yang mencatat jumlah daimoku harianku.
  3. Buku to do list ini baru mulai kuisi sejak 2 hari lalu karena aku selalu gagal mencatatkannya di web. Kembali manual😀 Pagi-pagi aku menuliskan apa yang hendak kulakukan di buku ini sebelum daimoku dan pada daimoku malam, aku akan melihat kembali untuk menyilangkan nomor aktivitas yang gagal kulakukan.
  4. Buku ini mulai kutulis sejak tanggal 26 Mei 2007 pukul 8 malam🙂 Isi dari buku ini mayoritas adalah bimbingan Buddhisme dan Soka Gakkai. Buku ini selalu kugunakan pada saat mengikuti pertemuan-pertemuan penting, seperti pertemuan belajar Buddhisme dan kenshu. Hanya ada 10 halaman kosong hingga tahun 2009. Buku ini kadang-kadang masih kubaca dan akan terus ada di tempat terdekatku🙂
  5. Buku ini adalah pengganti buku no. 4. Kugunakan sejak tahun 2010. Tebalnya 200 halaman ukuran A6, dua kali lipat daripada buku sebelumnya. Isi buku ini lebih beragam. Ada beberapa sms penting juga yang kutulis ulang di buku catatan ini, terutama sms bimbingan dari senior. Kadang-kadang aku baru mengerti isi bimbingan tersebut jauh setelah sms tersebut kubaca. Buku ini masih kugunakan hingga tahun 2012.
  6. Buku ini adalah pengganti buku no. 5. Isinya adalah curhatanku. Apa yang tidak kusampaikan pada orang lain, kutuliskan di buku tersebut. Buku ini adalah pemberian Ci Evi di akhir 2012🙂
  7. Buku ini adalah buku mimpi – my bucket list🙂 Buku ini adalah pemberian kayokai-sisterku, Linda🙂
  8. Blog. Ada banyak blogs yang kubuat 10 tahun terakhir ini. Banyak juga yang sudah kututup. Beberapa blogs kuatur privacy nya sehingga hanya aku saja yang bisa membacanya. Blog yang rutin kuurus sekarang hanya ini saja. Next time baru cerita-cerita lagi tentang blog🙂

Ya, begitulah. Buku catatan begitu penting bagiku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s