Rutinitas

buku headfirstBuku Head First lain yang hampir selesai saya baca adalah buku Head First Java. Buku edisi Head First ini, ujar teman saya si Zain, lebih manusiawi hahaha mungkin maksudnya, user-oriented. Ya, buku ini sangat menarik dan tidak membosankan, tapi kalau sudah masuk ke materi yang berat… ya tetap saja sulit hahaha

Kalau saya bepikir tentang progress dan target penyelesaian tesis, saya akan stress sendiri. Beneran deh. Jadinya, sekarang saya membagi-bagi target besar tersebut menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, yaitu kegiatan harian. Kesannya sangat lambat, tapi saya memang harus melalui tahapan ini, yaitu belajar Java. Ah, semester 6 yang akan mulai di awal Februari ini harus menjadi semester akhir bagi kuliah saya.

Sudah tiga bulan lebih saya tidak pergi ke gunung. Otak saya sudah hampir sepenuhnya di tesis dan itulah hal yang saya tunggu-tunggu. Beberapa waktu lalu saya ingat satu hal penting sewaktu menyelesaikan Skripsi S1, yaitu: tak pernah satu hari pun saya tidak memikirkan skripsi. Maka, sekarang pun harus seperti itu. Itulah yang mungkin dinamakan sebagai FOKUS dan KONSENTRASI.

Kemarin saya juga sudah menyelesaikan satu bab lagi dari buku The Geography of Bliss. Ada satu hal yang belum saya mengerti yaitu tentang “pertumbuhan berpangkat”. Kutipan lengkapnya seperti ini:

Tanamlah bibit-bibit kebahagiaan dan pada akhirnya hukum pertumbuhan berpangkat dicapai, maka saya yakin kebahagiaan akan menyebar bagaikan kebakaran padang rumput di California.

Saya juga ingin menuliskan kelanjutan kalimatnya yang menarik meskipun tidak ada hubungannya dengan pertumbuhan berpangkat:

Lantas untuk sementara waktu, apa yang harus dikerjakan? Saya kira kita terus menyemaikan benih. Toh sebenarnya yang penting itu menanamnya bukan memanennya. Seperti dikatakan banyak filsuf, kebahagiaan itu adalah hasil sampingan. Sebagaimana pengamatan Nathaniel Hawthorne, kebahagiaan adalah kupu-kupu yang bertengger di bahu kita tanpa disuruh.

Jadi , alih-alih berusaha secara aktif membuat tempat atau orang lebih bahagia, mungkin lebih baik kita menerima saran penulis Kanada Robertson Davies: “Jika Anda tidak bahagia, sebaiknya Anda berhenti mengkhawatirkan ketidakbahagiaan dan melihat perbendaharaan apa yang Anda miliki dari ketidakbahagiaan Anda.”

Saya sudah tidak pernah membaca buku sampai pagi lagi sekarang dan hanya membacanya di saat-saat luang saja, seperti moment ketika menunggu. Saya juga memberanikan diri untuk menunda semua bacaan yang bukan prioritas, maksudnya bacaan yang tidak ada hubungannya dengan topik tesis. Pada awalnya memang berat, tapi kebiasaan tersebut akan membuatnya menjadi ringan seiring dengan waktu.

Saya menyadari bahwa saya tidak dapat berjuang sendirian untuk bangkit memulai rutinitas yang baik bagi tubuh saya, terutama urusan jam tidur. Maka, sangat berejeki saya ditemani oleh Ci Julie untuk berdaimoku pagi satu jam sebelum pukul 7. Doa di pagi hari adalah awal dari kemenangan satu hari, maka daimoku sangatlah penting. Senangnya saya karena sedikit-sedikit saya mulai bisa menikmati udara dan matahari pagi lagi🙂

Dulu saya ingin sekali pintu belakang dan jendela kamar kos saya dibuka dan udara pagi masuk ke dalamnya. Sekarang bisa terwujud🙂

Saya juga sudah sangat lama tidak menulis di malam hari. Biasanya saya tidak bisa mencegah diri saya untuk melakukan apa yang saya inginkan, alias tidak bisa menunda kesenangan. Ternyata emosi itu bukan hanya amarah, namun niat yang menggebu-gebu pun dinamakan emosi. Menulis di pagi hari dengan pikiran yang lebih fresh lebih menyenangkan.

The 30 Days Challenge

Saya dulu pernah bercerita bahwa akan melakukan tantangan ini, dan hari ini adalah hari ke-15. Semuanya tercapai kecuali coding diganti dengan belajar Java. Ide tantangan ini sebenarnya didapat setelah saya menonton video Ted ini:

Ceramah dalam video-video TED sangat saya rekomendasikan. Saya suka mendengarkan ceramah yang kurang dari 3 menit di webnya atau silahkan cari di Youtube untuk Tedx Indonesia.

Lima belas hari berikutnya semoga saya bisa lebih baik lagi dan bisa menyelesaikan pelajaran Java saya😀
Thanks, Ci Julie ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s