Cahaya

Aku meraba-raba dalam kegelapan sempurna,

dalam sebuah goa tiada cahaya.

Gelap. Lembab. Dingin.

Gemericik air terdengar berirama.

Sang pikiran menerobos akal,

mencari cara untuk segera keluar menyambut cahaya.

Sang hati menduga-duga,

apakah kehidupan berarti cahaya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s