Titik keberadaanku

Aku masih bergerak dalam sendiri, mengamati hal-hal di sekelilingku.
Aku masih mencoba untuk memahami arti semuanya, mungkin tanpa jawaban.

Kini, kalau pun kuterhubung dalam internet, aku berada dalam kesendirian.
Itu pilihanku. Rasanya jenuh saja dengan rutinitas lampau.
Ketika facebook masih mengisi hari-hariku, ruang-ruang chatting penuh canda tawa,
Ketika seringkali kubaca apa saja yang terlintas dalam timeline twitter, juga membaca mailing list di beberapa group yang kuikuti.

Aku, hanya butuh keluar dari itu semua.
Lepas. Akhirnya, lepas.

Beberapa waktu lalu, mungkin dalam ilusi yang seolah nyata.
Rohku keluar dari badanku dalam beberapa saat.
Aku melihat diriku yang sedang duduk termangu sendirian,
di atas kasur di kos coklat.
Lalu hilang, mungkin rohku menyatu kembali dengan badan fisikku.

Kurasa di titik kini keberadaanku,
aku seperti menyadari sesuatu.

Aku tak tau apa itu,
apakah aku terlalu lama meninggalkan diriku?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s