Keabadian

Rasanya, baru kudengar kemarin canda tawamu ketika kau berbincang sosok ayahmu. Banggamu, senyummu, kegembiraanmu, mungkin matamu juga berbinar-binar saat itu. Lalu, secepat kilat ayahmu pergi mendahuluimu. Lima belas hari ketika kita akhirnya bertemu lagi, kau tampak gemuk, tapi pastilah jiwamu bertumbuh lebih dewasa lagi sekarang. Bukan, aku tak bilang kau kekanak-kanakan. Aku hanya bilang kesadaran… Continue reading Keabadian

Harta duniawi

Aku hanya tak tau saja apa yang dianggap oleh orang-orang tentang harta. Aku hanya tak mengerti saja mengapa aku harus terperosok masuk ke dalam perputarannya. "Aku tak mau!" Aku mendesak diriku untuk mempercayai kata-kataku barusan. Bagian lain diriku berkata, "Mengertilah, kau harus tetap bergulat dalam perputarannya!". "Tidak!". "Tidak?. "Ya, tidak!". Aku diam. Berpikir. Berpikir dalam… Continue reading Harta duniawi

Titik keberadaanku

Aku masih bergerak dalam sendiri, mengamati hal-hal di sekelilingku. Aku masih mencoba untuk memahami arti semuanya, mungkin tanpa jawaban. Kini, kalau pun kuterhubung dalam internet, aku berada dalam kesendirian. Itu pilihanku. Rasanya jenuh saja dengan rutinitas lampau. Ketika facebook masih mengisi hari-hariku, ruang-ruang chatting penuh canda tawa, Ketika seringkali kubaca apa saja yang terlintas dalam… Continue reading Titik keberadaanku

Kematian

Aku tak tau, di mana-mana kulihat kematian. Di mana-mana aku seperti melihat kehilangan. Ada bagian dalam diriku yang ingin memungkiri itu semua. Banyak orang mati. Semua orang mati. Aku hidup. Aku hidup untuk melihat kematian. Atau kematianku sendiri?  

Tak seperti yang kuduga

Ditulis di ruang kebersamaan kos putri coklat mulai pukul 22:51 WIB. Kos ini bukanlah kos yang kutempati lagi. Sudah tepat satu minggu aku berpindah tempat tinggal dari kos coklat ke kos monjali. Awal ceritanya seperti yang akan kuceritakan ini. ----- melanjutkan menulis di kamar Dhika pada pukul 01.28 WIB pada hari Minggu, setelah tertunda 2… Continue reading Tak seperti yang kuduga

Fokus

Semakin banyak sumber daya (resources) seharusnya samakin memudahkan kita dalam memahami suatu hal. Sulitnya justru karena hasil yang tercapai adalah memahami banyak hal, namun hanya sepotong saja. Apa yang kita pahami sebagai holistik atau utuh bukanlah perkara mudah karena pertama-tama yang harus kita lakukan adalah fokus pada suatu hal. Satu hal demi satu hal. Fokus… Continue reading Fokus

Film dan buku #2

Dekill, terima kasih atas kiriman film-filmnya. Baru tiga film yang kutonton. Pertama, Lost in Translation (2003): Film ini di luar ekspektasiku. Bisa dibilang, aku sedikit kecewa. Namun selalu ada nilai yang bisa dipetik dari film yang menceritakan dua tokoh utama - orang Amerika yang harus beradaptasi dengan kehidupan di Jepang. Kedua, Dead Poets Society (1989):… Continue reading Film dan buku #2

Purnama hari ini

Saat Anda jalan pulang ke rumah malam ini, tolong Anda berhenti sejenak dan tataplah langit malam dan biarkan hati Anda berbicara kepada sang rembulan dalam dialog tanpa kata-kata. Mungkin Anda akan mengarang sebuah syair dan mencatatnya dalam buku harian Anda untuk hari ini. Saya ingin Anda memiliki semangat puitis yang demikian. (Daisaku Ikeda) Malam ini,… Continue reading Purnama hari ini

Mengejar dosen pembimbing

Kamis, 31 Mei 2012. Perasaanku sedikit kacau. Malam sebelumnya, aku tak tidur menyelesaikan tulisan proposal penelitian S2. Malam itu tiba-tiba saja aku seperti mendapat ilham untuk segera menuntaskan apa yang sudah kumulai tiga bulan lalu. Tulisan tersebut selesai lalu kukirim melalui email ke dosen pembimbing diikuti sms konfirmasi. Aku tidur. Siangnya ketika terbangun, aku kembali… Continue reading Mengejar dosen pembimbing

Martabak HAR ada di Jogja

Wow! Kemarin malam tak sengaja kulihat di kiri jalan Gejayan, tak jauh dari lampu merah ringroad utara, terpampang tulisan besar "MARTABAK HAR" dengan ciri khas foto pendiri (Haji Abdul Rozak/HAR) dan tahun berdirinya "since 1947". Kedai ini berawal dari pemiliknya yang ingin membuat usaha yang tidak merugikan orang banyak. Jawabannya adalah dengan membuka usaha kuliner.… Continue reading Martabak HAR ada di Jogja