Lelaki Ketiga

Aku merindukan orang ini,

lelaki ketiga dalam hidupku di Jogja.

Aku tak sempat mengantar kepergiannya,

dia pergi hingga 2 hari mendatang.

Malam ini, di tempat Ia berada sekarang,

pasti dingin membeku menyelimutinya.

Ia hanya memakai celana pendek saja dan sandal gunungnya.

Semoga Ia baik-baik saja hingga pendakiannya usai.

 

Dia angkuh,

tapi entah kenapa aku selalu merasa ada misteri dalam dirinya.

Dia bukan apa-apaku dalam sebuah status keterikatan.

Aku hanya merindukannya saja saat ini.

4 thoughts on “Lelaki Ketiga

  1. Yes there is very cold but the thought of you during the climb made ​​him feel warm and excited, now he has returned safely, and he also missed you. You are so lucky he’s a remarkable man

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s