Embung Tambakboyo

Image

Dua bulan menuju genapnya dua tahun aku tinggal di Kos Coklat – Condong Catur, hanya 3 kali aku mengunjungi Embung Tambakboyo, sebuah danau buatan yang memiliki luas genangan 7,8 hektar dan volume tampungan sekitar 400.000 meter kubik. Menurutku, embung ini bisa dikatakan indah untuk kategori danau di kota.

Kali pertama dengan ditemani tetangga yang kupanggil Bude, aku melihat kos yang baru dibangun di samping danau. Harga kosnya lebih murah sedikit daripada kos coklat, namun tetap kos coklat yang terbaik untukku.

Kedua, bersama seorang teman laki-laki mengabadikan foto saat sunset. Lelaki itu ada di sudut kiri pada gambar di atasšŸ™‚

Ketiga, berjalan santai di pagi hari selepas sunrise.

Lain waktu, akan kucoba berolahraga pagi di sana. Alasannya singkat saja, yaitu karena jaraknya yang hanya 5 menit dari kos, bebas retribusi masuk, sekitar 90% lingkungannya bebas sampah, disuguhi view Merapi, Merbabu, dan Sindoro, tersediaĀ trackĀ menanjak, langitnya berwarna keemasan – biru bersih – jingga pada saat sunrise dan sunset serta yang paling utama adalah bau tanah, pohon dan rerumputan basah yang diselimuti kabut tipis di pagi hari.

Foto-foto perubahan warna awan:

Selepas senja, aku belajar mengambil foto dengan exposure 8sec aperture f4.0:

Memang benar bahwa danau di belakang kos coklat adalah bonus tambahan yang tak terdugašŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s