Menjadi diri sendiri

gila… gila… benar-benar aku sudah gila!
Sabtu, sidang draft,
besok, deadline.
tinggal 8 jam lagi untuk mengumpulkan dokumen,
dan aku belum selesai.

selalu menyalahkan diri sendiri.
sekejap bahagia, lalu kembali menyesali diri.

terpaksa,
harus meminta perpanjangan waktu sehari.
tak tau diperbolehkan atau tidak.

namun,
aku merasa bahwa aku sudah terlalu capek tahun ini.
lelah, merasa sangat…. capek…………

mungkin,
aku terlalu ambisius,
terlalu memikirkan untuk menjadi orang lain.

semua teman-temanku sudah lulus dan sukses.
aahhh,
kadang menjadi tidak percaya diri.
aku bukan siapa-siapa.

lagi-lagi,
aku menyalahkan nasib.
mengapa tidak kaya,
mengapa tidak pintar,
mengapa…. mengapa… dan mengapa…

padahal,
sudah jelas di otakku,
bahwa perasaan bersyukur itulah yang terpenting.
sulit, sulit,…

mengatakan sulit,
padahal,
sudah jelas di otakku,
jika berpikir sulit maka akan sulit,
jika berpikir mudah maka akan mudah.

pada akhirnya,
aku hanya harus merubah ichinen,
merubah pola pikir,
menjadi orang yang selalu bersyukur,
menjadi orang yang selalu berterima kasih,
dan yang terpenting adalah : Menjadi diri sendiri.

Semakin sering online,
semakin kusadari bahwa aku bukanlah siapa-siapa.

Semakin banyak buku yang kubaca,
semakin kusadari bahwa aku tak tau apa-apa.

Lantas,
haruskah aku berhenti online,
bertemu dengan orang-orang hebat, sukses, berhasil… apalah namanya…

manusia, ya, manusia…
rumput di seberang lautan selalu terlihat bagus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.